Sharp Electronics

Sharp Electronics Ungkap Penjualan Produk Rumah Tangga Justru Meningkat Pada Kuartal I-2026

Sharp Electronics Ungkap Penjualan Produk Rumah Tangga Justru Meningkat Pada Kuartal I-2026
Sharp Electronics Ungkap Penjualan Produk Rumah Tangga Justru Meningkat Pada Kuartal I-2026

JAKARTA - PT Sharp Electronics Indonesia mencatat tren penjualan peralatan elektronik dan rumah tangga pada kuartal I-2026 meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu. Kinerja ini berbeda dari prediksi sebelumnya yang menyatakan penurunan oleh Perkumpulan Perusahaan Pendingin Refrigerasi Indonesia (Perprindo).

Kinerja Positif Sharp Electronics di Awal Tahun

Senior General Manager National Sales, Andri Adi Utomo, menegaskan data internal perusahaan menunjukkan perbaikan kinerja pada kuartal I-2026. “Kalau lihat data penjualan kami, kuartal I sepertinya sudah membaik atau tumbuh dibanding tahun lalu,” ujarnya pada Rabu, 4 Maret 2026.

Perusahaan memperkirakan pertumbuhan penjualan berada di kisaran 8% hingga 10% secara tahunan (year on year/YoY). Momentum Ramadan dan Lebaran menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan permintaan produk rumah tangga.

Produk yang diprediksi meningkat antara lain lemari es, mesin cuci, LED TV, dan pendingin udara (AC). Permintaan tinggi terjadi karena konsumen mempersiapkan kebutuhan rumah tangga menjelang Lebaran.

Potensi Tekanan Pasca-Lebaran

Meski optimistis pada kuartal I, Sharp memproyeksikan penurunan penjualan mulai April 2026. Hal ini disebabkan rencana kenaikan harga produk sekitar 3% akibat kenaikan biaya material dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

“Iya, karena kami akan menaikkan harga sekitar 3% pada April ini akibat kenaikan kurs dan material yang terdampak perang,” jelas Andri, merujuk pada konflik AS-Israel dengan Iran. Pelemahan rupiah juga menambah tekanan pada industri elektronik yang bergantung pada bahan baku impor.

Kondisi ini menunjukkan bahwa momentum musiman hanya mampu menopang penjualan dalam jangka pendek. Tekanan biaya produksi dan nilai tukar menjadi tantangan bagi produsen elektronik di Indonesia.

Prediksi Lebih Pesimistis dari Perprindo

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Perprindo, Andy Arif Widjaja, memproyeksikan penjualan kuartal I-2026 turun dibanding tahun lalu. Ia menyatakan penurunan diperkirakan berada di kisaran 10% hingga 20% secara tahunan.

Faktor utama penurunan adalah melemahnya daya beli masyarakat. Andy menekankan bahwa kondisi makroekonomi saat ini membuat konsumen lebih berhati-hati dalam membeli produk elektronik dan peralatan rumah tangga.

Perbedaan pandangan antara Sharp dan Perprindo menunjukkan ketidakpastian di industri elektronik pada awal 2026. Sementara momentum Ramadan dan Lebaran menjadi penopang sementara, tekanan biaya dan nilai tukar tetap menjadi faktor risiko bagi pertumbuhan penjualan.

Strategi Sharp Menghadapi Tantangan Pasar

Sharp Electronics tetap fokus memanfaatkan momentum musiman untuk mendorong penjualan produk unggulan. Perusahaan menyiapkan strategi promosi dan distribusi agar produk tetap terserap di pasar meski tekanan biaya meningkat.

Selain itu, perusahaan terus memantau pergerakan pasar dan menyesuaikan stok agar ketersediaan produk tetap terjaga. Langkah ini juga dimaksudkan agar konsumen tetap mendapatkan produk yang dibutuhkan menjelang dan selama Lebaran.

Kinerja kuartal I-2026 menunjukkan optimisme pelaku usaha meski proyeksi asosiasi lebih pesimistis. Hal ini menandakan industri elektronik masih memiliki peluang, terutama di segmen rumah tangga yang sensitif terhadap momentum musiman.

Tekanan biaya material dan fluktuasi nilai tukar diperkirakan akan memengaruhi penjualan setelah periode Lebaran. Produsen perlu menyiapkan strategi harga dan efisiensi agar tetap kompetitif di pasar domestik.

Perbedaan proyeksi ini menjadi indikator bahwa industri elektronik di Indonesia masih menghadapi ketidakpastian. Konsumen cenderung mengikuti tren musiman sementara produsen harus menyeimbangkan harga dan ketersediaan produk.

Momentum Ramadan dan Lebaran tetap menjadi penopang utama penjualan produk rumah tangga. Sharp Electronics berhasil memanfaatkan periode ini untuk mencapai pertumbuhan positif di kuartal I-2026.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index